Dari banyaknya format platform iklan digital, kadang kita sendiri bingung dengan perbedaan native ads dan social media ads. Keduanya tampak serupa tapi ternyata tak sama. 

Namun jika diperhatikan, sebenarnya keduanya muncul di tempat yang berbeda. Misalnya, social media ads muncul ketika kita sedang ingin tahu update tentang teman kita. Di sela-sela feeds Instagram muncul promo diskon atau konten lain yang sebetulnya kita masuk dalam target audience mereka.

Sedangkan native-ads, muncul di antara konten editorial yang ada. Yang sebenarnya native ads punya tujuan untuk sampai bisa mengarahkan user hingga mengambil tindakan tertentu. Native ads juga bisa menjaga posisi atau kredibilitas brand dengan tampilannya yang ramah dan tidak mengganggu selain munculnya pun di website-website terpercaya.

Keduanya memang memiliki kelebihan masing-masing, dan kapan kita menggunakan native/social media ads memang bergantung kepada objektif dari masing-masing campaign brand. Namun, ada kalanya native ads bisa menjangkau audiens lebih efektif dibandingkan social media ads, mengapa?

Kecenderungan orang saat membuka sosial media tentu bukan untuk berbelanja, melainkan ingin tahu update tentang teman-temannya. Mereka ingin berinteraksi bersama teman-teman atau keluarganya yang jauh dengan sosial media. Dan ternyata, hal ini yang membuat sumber informasi yang didapat audiens jadi terasa “meragukan.” Sama seperti kita membaca berita melalui media sosial, yang belum tentu hal tersebut fakta atau bukan.

Tidak seperti native ads, native ads muncul di konten editorial melalui publisher yang sudah terpercaya. Ketika audiens melihat konten tentang brand muncul di antara berita-berita yang ada, audiens lebih memiliki rasa kepercayaan (trust) kepada konten tersebut.

Dikutip dari MarketingNews, sebuah survei menunjukkan bahwa meskipun orang lebih sering menghabiskan waktu di sosial media, sebuah kepercayaan jadi hal yang dipertanyakan. Sebanyak 77% orang lebih percaya terhadap konten yang langsung diberikan kepada brand dibandingkan dengan apa yang dikatakan oleh teman mereka. 

Di era digital ini pun, masyarakat sudah semakin pintar dalam menerima informasi. Begitu juga dengan memilih produk pilihan, tak jarang sekarang ini masyarakat kita pun juga seringkali melakukan komparasi terhadap produk yang mereka butuhkan. 

Jadi, apakah ads yang kita gunakan sudah sesuai untuk mencapai objektif campaign? Tidak ada salahnya untuk mencoba native ads bersama FreakOut!


× How can I help you?